Sabtu, 03 September 2011

THE POWER OF WATER


THE POWER OF WATER
          “Setengah juta pelanggan PT Palyja (PAM Lyonnaise Jaya) terancam tidak akan mendapatkan air selama musim kemarau ini. Bahkan, perusahaan ini belum bisa memastikan sampai kapan kesulitan pasokan air baku terjadi” (www.tempointeraktif.com)
          Warga Jakarta mulai merasakan dampak musim kering. Debit air pasokan dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di kawasan perumahan belakangan ini menurun. Bahkan, air yang keluar berwarna kekuning-kuningan dan berbau. (www.metronews.com)
          ”Krisis air bersih yang terjadi di tanah air kini mulai dirasakan warga pesisir Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kesulitan air bersih memaksa warga di Kecamatan Kapetakan mengunaka air telaga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.” (www.metronews.com)
          Data terbaru yang diperoleh dari Departemen Pertanian kemarin menyebutkan, areal tanaman padi yang puso secara nasional telah mencapai 1.600 hektar dari 59.000 hektar tanaman yang mengalami kekeringan. Potensi produksi padi yang hilang secara kasar diperkirakan mencapai 6.400 ton gabah kering giling atau senilai sekitar Rp 12,8 miliar. (www.kompas.com)
          Di Lombok, Nusatenggara Barat, misalnya, sumur-sumur mengering, belum lama ini. Kondisi tersebut memaksa warga di Kabupaten Lombok Tengah berusaha keras mendapatkan air bersih. Seperti warga di Desa Prabu dan Penggempur, Kecamatan Pujut harus berjalan hingga lima kilometer menuju sumur yang masih berisi air. Kesulitan memperoleh air bersih sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. (www.liputan6.com)
          Musim kemarau beberapa bulan terakhir memberikan dampak yang besar terhadap ketersediaan air di beberapa pelosok nusantara. Di negara yang gemah ripah loh jenawi, ternyata air bisa menjadi barang langka di kawasan perkotaan dan perdesaan. Hal ini menimbulkan kerugian secara materiil dan in materiil bagi umat manusia direpublik ini..
          Tapi tulisan ini tidak akan berbicara banyak soal kekeringan yang terjadi saat ini. Beberapa potongan berita diatas Cuma akan menjadi entry point untuk memotret seberapa pentingnya air untuk kehidupan dan bagaimana kekuatannya. Judul diatas bukan mau ngikutin judul bukunya Masaru Emoto yang judulnya Power of Waters. Tulisan ini mencoba mengeksplorasi apa yang bisa dilakukan oleh Air dan efek yang mungkin muncul. tulisan yang senada pernah gue buat dengan judul alam dan manusia , dan waktu itu mas Johan meminta pendapat gue soal air.
          OK seperti biasa (kalo kata ipin khas banget deh) kita akan berbicara mengenai serba-serbi air. Air (rumus kimia: H2O) adalah benda tak berwarna, tak berbau dan tak berasa yang diperlukan oleh semua kehidupan di bumi agar mereka dapat bertahan hidup. Air merupakan jaringan kimia yang berada dalam bentuk cair pada tekanan biasa dan pada suhu kamar. Sekitar 3/4 dari permukaan bumi diliputi air. Bahkan 72% dari berat tubuh kita adalah air.... hmmmmmm menarik juga
          Fungsi air dapat dibagi menjadi dua fungsi : fungsi domestik dan fungsi communal (referensi dari gue). Fungsi domestik terkait dengan fungsi air sebagai air minum, sebagai keperluan memasak, mencuci dan lainya yang terkait dengan kehidupan pribadi manusia. Sedangkan air sebagai fungsi komunal seperti untuk pengairan sawah, sumber pembangkit tenaga listrik, bahan produksi di industri dan lain-lain. Fungsi domestik dapat mengangkat dirinya menjadi fungsi communal ketika berhubungan dengan masyarakat sekitarnya, seperti penggunaan sumur bersama, MCK umum, tanki air communal dan lain sebagainya.
Penurunan daya dukung dan kerusakan lingkungan menyebabkan kelangkaan sumber air yang bersih dan dapat diminum. Di era 80-an Kekeringan di Afrika menghiasi berbagai media seperti di ethiopia. Saat ini kekeringan bukanlah mutlak milik negara-negara di Afrika. Kekeringan mulai melanda benua amerika, Asia, dan Eropa. Kekeringan disebabkan oleh pemanasan global yang merubah siklus hidrologi di berbagai kawasan. Bahkan pada tahun 2003, Negara Bagian Texas di Amerika sempat mengalami kekeringan air sehingga diibaratkan air seperti layaknya emas.
          Hal ini ditambah lagi dengan polusi industri sehingga menyebabkan penurunan kualitas air hingga ke titik tidak layak minum. Pencemaran di sungai-sungai besar di berbagai benua bukan barang baru lagi. Hal ini menjadi masalah karena banyak dari sungai-sungai tersebut merupakan nafas kehidupan warga di negara tersebut. Sebagaimana kita tahu, bahwa peradaban di beberapa benua dibentuk oleh sungai, seperti India, Cina, Persia (irak),Eropa,dll.
          Jumlah air yang tidak bertambah malah menurun secara kualitas harus berkejaran dengan jumlah penduduk dunia yang makina hari makin berpacu dan bertambah kaya kacang goreng. Dengan logika sederhana bahwa jumlah air di dunia tidak akan bertambah banyak sebagaimana jumlah penduduk bertambah, maka dipastikan ada satu titik dimana jumlah penduduk lebih banyak dari jumlah air yang bisa digunakan (INGAT!!! Air yang bisa digunakan). Konsekuensinya tentu ada kekurangan air di planet ini..
          Ok misal kondisi kekeringan seperti sekarang di Indonesia ini terjadi di dunia. Kita pindahkan kondisi saat ini ke kondisi di dunia. Ketika setiap negara di muka bumi ini mengalami kekeringan air...misal orang amerika gitu ya, ternyata mengalami kekeringan air sama seperti orang-orang di ethiopia atau di somalia...
          Jadinya gimana??? Air dapat menjadi komoditas yang dapat dijual saudara-saudara.. misal gini, saat ini minyak harganya US$ 70/barel. Nah di masa depan harga air bisa seharga segitu kalo air sudah mencapai titik jenuh dan tidak bisa mencukupi kebutuhan penduduk di dunia. Prinsip ekonomi sederhana, ketika terjadi kelangkaan sumber daya, maka yang terjadi kemudian adalah air bertransformasi menjadi barang ekonomis.. ya sekarang air memang sudah menjadi barang ekonomis di perkotaan, tapi nanti air akan menjadi barang ekonomi yang dihargai seperti minyak bumi.
          Jazirah arab jaman baheula, peperangan yang terjadi antar kafilah dan suku banyak disebabkan karena perebutan rute dagang dan perebutan oasis yang notabebene adalah sumber air di pada pasir. Jazirah arab adalah model kecil peperangan yang terjadi diakibatkan keterbatasan sumber daya air yang berkualitas. Pernah nonton MADMAX?? Film itu menceritakan bagaimana air dan bensin menjadi sumber peperangan dan konflik antara geng di bumi pada masa depan... (beda dengan Waterworld dimana isinya film itu aer semua)
          Dalam lampiran yang gue taro di bawah, penulis mencoba menggambarkan bahwa pada tahun 2070 negara saling berperang untuk memperebutkan air. Negara-negara adidaya menyerang negara-negara yang kaya dengan sumber daya air untuk direbut sumber daya airnya bahkan untuk dijual ke negara lain. Saat ini Amerika dan konco-konconya menyerang Irak dan Jazirah arab untuk menguasai sumber daya minyak yang berlimpah di negara-negara ityu. Di masa depan perhatian akan dialihkan ke negara-negara tropis penguasa air seperti Brazil, Indonesia (kalimantan lebih tepatnya), Rusia, dan negara-negara dengan kualitas sumber daya air yang tinggi.
          Terlalu bombatis??? Mungkin rekan-rekan berpikir saya agak mengada-ngada.. tapi tanpa sadari hal itu sekarang sudah mulai terjadi. Tentunya tidak dengan mengangkat senjata dan roket nuklir.. itu jalan terakhir yang biasa dipilih oleh negara-negara adi kuasa. Yang saat ini terjadi adalah pengambil alihan sumber daya air melalui agenda privatisasi pengelolaan sumber daya air seperti air minum.. Gue sama sekali tidak anti terhadap privatisasi, apalagi apabila hal itu dapat meningkatkan kualitas pelayanan ke maysarakat yang ujungnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi perlu di waspadai apabila semua sumber daya air dikuasai oleh pihak asing, maka wajar saja dunk apabila keberpihakan swasta bukan kepada rakyat tetapi kepada profit yang akan dihasilkan (FYI : Air minum merupakan salah satu bisnis yang amat menarik dan menguntungkan)
          Apabila privatisasi di bidang manajemen pelayanan air minum itu merupakan sebuah cara yang tidak haram apabila output yang ingin dikejar adalah profesionalitas manajemen, peningkatan kualitas air minum dengan tarif yang terjangkau. Yang menjadi salah adalah ketika air dijadikan sebagai sebuah komoditas privat dengan harga yang tidak terjangkau untuk semua kalangan masyarakat. Karena prinsip dari sebuah barang publik adalah tidak tertutupnya akses untuk semua orang untuk mengakses barang tersebut. Dan harga pastinya dapat menutuo akses tersebut
          Agak menakutkan ya postingan gue... ya memang begitu..... So, kekeringan di Indonesia hanyalah sebuah indikasi bahwa Bumi ini sudah mulai kekurangan air berkualitas, sehingga air berkualitas merupakan komoditas unggulan yang dapat dijual bahkan menjadi sumber peperangan di masa depan... Jadi berhati-hati lah indonesia. SDA yang melimpah dapat menjadi komoditas unggulan di masa depan, tetapi bisa juga menjadikan negara ini sasaran empuk negara-negara kaya minus air
Ah tur, lo kalo lagi ngayal suka kelewatan....l
November 16
TUJUH PULUH PERSEN TUBUH KITA TERDIRI DARI AIR .KARENANYA MENGKONSUMSI AIR BERSIH DAN SEHAT SANGAT DISARANKAN . IRONISNYA,PADA SAMAN MODERN INI MANUSIA SEMAKIN SULIT MENCARI AIR BERSIH DAN SEHAT.

          Kebutuhan dan kualitas air bersih seringkali tidak diperhatikan oleh kita .Sehingga air minum yang merupakan kebutuhan utama kehidupan, menjadi tidak tersedia ketika kondisi bencana terjadi . Kerap kali bencana menghancurkan fasilitas pipa penyaluran air ,menyebabkan terhambatnya distribusi air bersih.Bencana banjir mengkontaminasi sumber air tanah yang tersedia. Pemanasan dunia menyebabkan cuaca yang tidak seimbang
          Semakin menipisnya persediaan air bersih setiap tahun sebagian besar air tanah terpolusi bakteri e-coli penyebab utama penyakit diare yang bisa menyebabkan kematian terutama balita.Kondisi itu membuat masyarakat lebih memilih air kemasan sebagai solusi terbaik . namun faktanya air yang layak konsumsi itu pun masih kurang baik ,tapi jangan kuatir sekarang ini telah ada solusi lainnya yang membuat kualitas air menjadi lebih bersih dan sehat cukup anda gunakan dispenser RO ,berdasarkan pengetesan air yang dilakukan contohnya ada pada gambar kualitas air yang dihasilkan dapat memenuhi segala parameter .Bahkan dinyatakan jauh lebih sehat dari air minum dalam kemasan dan air tanah
Berminat hub Winarto 08883338423,08888507379 email: cls888@telkom.net
MENGAPA PERLU AIR?
          Banyak minum air memang akan membuat kita bolak-balik ke toilet. Namun manfaatnya jauh lebih besar dari pada kerepotannya. Air putih yang cukup akan membuat metabolisme tubuh berjalan baik sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, membuat kulit tampak segar dan terhindar dari kekeringan. Inilah beberapa fakta menarik lain tentang air:
1.   Sebagai media yang mengantarkan vitamin dan nutrisi ke seluruh sel dan organ tubuh. Jika kita kekurangan air, vitamin dan nutrisi yang sudah kita konsumsi akan terhambat. Akibatnya daya tahan tubuh akan melemah.
2.   Penjaga temperratur tubuh. Khususnya bagi kita yang hidup di iklim tropis, kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi, rusaknya sel saraf dan penurunan kondisi tubuh.
3.   Membantu sirkulasi oksigen ke seluruh sel tubuh. Jika tubuh kekurangan air, maka suplai oksigen terhambat dan efeknya sangat fatal bagi kesehatan.
4.   Membantu tubuh bebas bergerak. Sendi-sendi tulang bahkan otot tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak terdapat pelumas yang dihasilkan air, yang membantu melenturkan tubuh kita.
5.   Mediator yang berfungsi membantu membuang racun dalam tubuh kita yang tentu saja keluar dalam bentuk air seni.
6.   Sebagai penyeimbang elektrolit dalam tubuh untuk membantu mengontrol tekanan darah.
7.   Membantu memelihara volume darah dalam tubuh sehingga kita mendapatkan keseimbangan energi yang baik.
8.   Membantu program diet. Dengan cukup minum air maka proses pembakaran kalori dalam tubuh akan berjalan secara baik.
9.   Membantu mempercepat proses penyembuhan penyakit.
WASPADAI AIR YANG TERKONTAMINASI
          Namun begitu, tak semua air aman dikonsumsi. Air yang terlihat bersih, jernih, tidak berbau, bukan jaminan air tersebut berkualitas baik dan sehat untuk diminum. Tak semua kontaminan dapat dilihat secara fisik, dicium dan juga dirasakan dengan panca indera. Berikut beberapa jenis kontaminan berbahaya dan sumbernya:
1.   Timah, berasal dari bekas las pipa dan sejenisnya. Banyak terkontaminasi oleh logam timah dapat menyebabkan terkena penyakit anemia. Bagi anak dapat menghambat perkembangan tubuhnya.
2.   Mikrobiologi juga mudah sekali berkembang biak di dalam saluran pipa dan juga tangki-tangki penampung sehingga akan sangat berbahaya jika terkonsumsi ke dalam tubuh kita.
3.   Partikel akibat korosi dan karat pada saluran pipa juga tangki penampung termasuk berbahaya bila terkontaminasi didalam air yang kita gunakan sebagai sumber air minum.
4.   Vinyl Chlorida yang berasal dari pipa berbahan PVC.
5.   Limbah industri yang lain seperti Merkuri dapat menyebakan kerusakan ginjal. Radon dapat merangsang manusia terkena kanker lambung dan masih banyak kontaminan-kontaminan lain.